Peluang Usaha Makanan Tokio Street, Bisnis Jajanan dari Negeri Jepang

Peluang usaha makanan Jepang  Tokio Street, menawarkan jajanan terkanal khas negeri sakura seperti Takoyaki & Tamagoyaki. Mungkin bag...

Peluang usaha makanan Jepang Tokio Street, menawarkan jajanan terkanal khas negeri sakura seperti Takoyaki & Tamagoyaki. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia belum terlalu familiar dengan makanan ini, dan jika menyebut kata Jepang hanya terngiang makanan seperti Mie Ramen, Sushi, Shabu-shabu dan yang lainnya. Namun di tempat asalnya jajanan Takoyaki sudah sangat terkanal dan laris manis di pasaran.
Pengalaman ini yang pernah dirasakan oleh Sheila Prasetio (32), saat berkunjung ke kota Guangzhou China. Iya sempat icip-icp kuliner di sana, dan langsung jatuh hati saat mencoba jajanan Takoyaki yang terbuat dari adonan tepung terigu dan berisi daging gurita tersebut. “Awalnya saya cobain Takoyaki di Guangzhou China, dan ternyata rasanya enak. Sampai Jakarta ketemu partner dan dia nyoba bikin Takoyaki, rasanya enak juga. Dari situ saya iseng-iseng ikut bazar dengan konsep jajanan jepang Takoyaki itu.” Kenang Sheila.
“Saat bazzar itu saya juga coba offering ke beberapa client dan pengunjung, hasilnya lumayan dan respon mereka positif. Stand saya jadi ramai.” Tambahnya. Setelah itu dia coba follow up bisnisnya, dengan membuka gerai di pusat perbelanjaan di wilayah Kelapa Gading pada 2010 silam, dan respon salah satu pasar swalayan ternama disana mendukung usaha panganan Jepang tersebut.
Setelah bisnis makanan Jepang Tokio Street miliknya berjalan seimbang, Sheila ingin mengembangkan usahanya dengan membuka cabang dipelbagai tempat strategis, untuk itu sejak 2013 ia mulai memasarkan bisnya secara franchise kepada para investor. Kini sudah beroperasi 20 outlet di wilayah Jabodetabek, Surabaya dan Palembang. Delapan diantaranya milik pusat, sisanya adalah milik mitra.
Kedepannya Sheila akan berekspansi ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi. “Proyeksi kita pada 2015 mungkin akan membuka outlet baru di Kalimantan dan Sulawesi, karena kita inginnya outlet Tokio Street dapat manjangkau seluruh kota di Indonesia.” Tutur Wanita kelahiran 5 September 1982 ini. Pada bulan ini saja ia sudah membuka cabang baru di Mall of Indonesia, dan dalam waktu dekat akan menambah gerai di Mall Grand Indonesia, Bintaro Xchange, Cilandak Town Square, dan Bali.
Peluang usaha makanan Jepang Tokio Street, mengajak para investor untuk bermitra bisnis dengannya. ada dua pilihan investasi jika berminat untuk berkejasama. Pilihan pertama konsep Booth kecil dengan investasi minimal sebesar Rp55 Juta. Pilihan kedua konsep Booth besar dengan dana investasi antara Rp100 – Rp150 Juta. Proyeksi pendapatan bisa mencapai omset rata-rata antara Rp20 Juta – Rp60 Juta per bulan.
Biaya itu sudah termasuk franchise fee selama tiga tahun untuk booth kecil, dan empat tahun untuk booth besar. Sheila juga tidak menerapkan biaya royalti, namun mitra harus membeli bahan baku seperti tepung takoyaki, saus, dan juga kemasan makanan dari pusatnya langsung.
Untuk Informasi lebih lanjut, mengenai peluang usaha, kemitraan, keagenan dan waralaba silahkan menghubungi 0811-177-911 / 0819-843-256

You Might Also Like

0 comments

Best Waralaba

Flickr Images